Coloring life with love
«


parrr-parmut:

“Baju biru kenalan dong!” 
Sepenggal kalimat itu lah yang ku dengar ketika aku melewati ruang rawat jiwa. Awalnya aku takut untuk membalas sapaannya. Namun, hati ku bergejolak. Apa guna ilmu yang sudah ku dapat tak ku terapkan di kehidupan yang sebenarnya. Kemudian orang itu berteriak lagi “Nama saya Amiri Indramayu, titik! Kiamat sudah dekat itu, bohong! Masa saya pulang ke Jakarta kiamat!” Aku tidak sendirian saat itu. Banyak anak kecil yang menontoni ku dan Amiri. Mungkin mereka menganggap Amiri aneh. Mengganggap Amiri gila. Tidak ada pasien gila, yang ada hanya lah pasien gangguan jiwa. Kemudian aku berkata kepada mereka “Adek, Amiri nya jangan diejek ya. Dia baik kok! Nanti kalo kalian gangguin Amiri, Amiri nya malah teriak-teriak” Mereka pun menuruti kata-kata ku. Layaknya perawat sesungguhnya, aku menanyakan pertanyaan yang sudah ku pelajari selama mata kuliah KD4.“Amiri hobinya apa?” “Saya hobi nyanyi. Saya suka lagu Rhoma Irama” “Amiri coba nyanyi dong! Saya mau dengar suara Amiri!” “Mbak minta dong mau Amiri nyanyiin lagu apa?” Kemudian aku meminta pendapat anak kecil yang ada di sana lagu apa yang harus Amiri nyanyikan. Mereka pun meminta lagu Balon Ku. Amiri pun menyayikan lagu Balon Ku dengan senang. “Wah suara Amiri bagus yaaaa! Amiri hebaaat! Amiri selain nyanyi bisa apa lagi?” “Amiri bisa baca al qur’an. Amiri hafal surat yasin!” “Wah coba dong Amiri saya mau denger!” Amiri pun melafalkan ayat demi ayat surah Yasin. Aku pun mengeluarkan hp ku untuk merekam suara Amiri. Aku terkagum-kagum mendengar ayat demi ayat yang keluar dari mulut Amiri. Semua anak kecil pun di sana juga merasakan hal yang sama dengan ku. Mereka saling berbisik “Dia hebat!” “Makanya kamu jangan ngatain dia gila” “Waah aku aja ga hafal!” Amiri pun selesai melafalkan beberapa ayat surah Yasin. Kami semua pun memberi tepuk tangan untuk Amiri. “Amiri cuma hafal segitu aja. Amiri hafal surah Al Baqarah, tapi Amiri udah dietepok-tepok pantatnya sama temen Amiri, Amiri pergi dulu ya! Dadah semuanyaaaa”  Ah, padahal aku masih ingin belajar banyak dari Amiri. Namun, dalam waktu tidak lebih dari 10 menit aku pun sudah banyak belajar dari dia. Amiri hebat! Walau dia mengalami gangguan jiwa, tapi dia memiliki kehebatan yang luar biasa yang tidak dimiliki oleh sebagian orang yang normal. Hati ku mulai terbuka untuk menetapkan kuliah di Fakultas Ilmu Keperawatan. Dua tahun aku seperempat hati untuk kuliah di sana. Tidak ada ilmu yang sia-sia. Ilmu untuk menjadi seorang perawat sungguh luar biasa.
Terimakasih Amiri! Terimakasih Tuhan!

parrr-parmut:

“Baju biru kenalan dong!”

Sepenggal kalimat itu lah yang ku dengar ketika aku melewati ruang rawat jiwa. Awalnya aku takut untuk membalas sapaannya. Namun, hati ku bergejolak. Apa guna ilmu yang sudah ku dapat tak ku terapkan di kehidupan yang sebenarnya.
Kemudian orang itu berteriak lagi “Nama saya Amiri Indramayu, titik! Kiamat sudah dekat itu, bohong! Masa saya pulang ke Jakarta kiamat!”
Aku tidak sendirian saat itu. Banyak anak kecil yang menontoni ku dan Amiri. Mungkin mereka menganggap Amiri aneh. Mengganggap Amiri gila. Tidak ada pasien gila, yang ada hanya lah pasien gangguan jiwa. Kemudian aku berkata kepada mereka “Adek, Amiri nya jangan diejek ya. Dia baik kok! Nanti kalo kalian gangguin Amiri, Amiri nya malah teriak-teriak”
Mereka pun menuruti kata-kata ku. Layaknya perawat sesungguhnya, aku menanyakan pertanyaan yang sudah ku pelajari selama mata kuliah KD4.
“Amiri hobinya apa?”
“Saya hobi nyanyi. Saya suka lagu Rhoma Irama”
“Amiri coba nyanyi dong! Saya mau dengar suara Amiri!”
“Mbak minta dong mau Amiri nyanyiin lagu apa?”

Kemudian aku meminta pendapat anak kecil yang ada di sana lagu apa yang harus Amiri nyanyikan. Mereka pun meminta lagu Balon Ku. Amiri pun menyayikan lagu Balon Ku dengan senang.
“Wah suara Amiri bagus yaaaa! Amiri hebaaat! Amiri selain nyanyi bisa apa lagi?”
“Amiri bisa baca al qur’an. Amiri hafal surat yasin!”
“Wah coba dong Amiri saya mau denger!”

Amiri pun melafalkan ayat demi ayat surah Yasin. Aku pun mengeluarkan hp ku untuk merekam suara Amiri. Aku terkagum-kagum mendengar ayat demi ayat yang keluar dari mulut Amiri. Semua anak kecil pun di sana juga merasakan hal yang sama dengan ku. Mereka saling berbisik “Dia hebat!” “Makanya kamu jangan ngatain dia gila” “Waah aku aja ga hafal!”
Amiri pun selesai melafalkan beberapa ayat surah Yasin. Kami semua pun memberi tepuk tangan untuk Amiri. “Amiri cuma hafal segitu aja. Amiri hafal surah Al Baqarah, tapi Amiri udah dietepok-tepok pantatnya sama temen Amiri, Amiri pergi dulu ya! Dadah semuanyaaaa”
Ah, padahal aku masih ingin belajar banyak dari Amiri. Namun, dalam waktu tidak lebih dari 10 menit aku pun sudah banyak belajar dari dia. Amiri hebat! Walau dia mengalami gangguan jiwa, tapi dia memiliki kehebatan yang luar biasa yang tidak dimiliki oleh sebagian orang yang normal. Hati ku mulai terbuka untuk menetapkan kuliah di Fakultas Ilmu Keperawatan. Dua tahun aku seperempat hati untuk kuliah di sana. Tidak ada ilmu yang sia-sia. Ilmu untuk menjadi seorang perawat sungguh luar biasa.

Terimakasih Amiri! Terimakasih Tuhan!

Notes
2
Posted
17 hours ago

Retreat PMK FEB-PAAP Unpad 2013_Video Teaser (by Sarah Olivia)

Posted
5 days ago

A real mother is the most wonderful person in the world. She’s someone who loves and cares for you and tells you stories. She’s the angel voice that bids you good night, kisses your cheek, whispers, “Sleep tight.”

(via mrmdprncss)

Notes
46095
Posted
6 days ago
kaka-idolo:

Caroline, Isabella, Rosangela e Luca (Kakázinho)

kaka-idolo:

Caroline, Isabella, Rosangela e Luca (Kakázinho)

(via kakasmokingbianco)

Notes
80
Posted
1 week ago

thecakebar:

tehkukikookie:

S’mores Spaghetti - Dude Foods

“I made the chocolate noodles by boiling 3/4 of a cup of water and then mixing in two grams of agar powder. I then melted one and a half cups of Hershey’s chocolate and mixed it in with the agar solution along with 1/3 of a cup of chocolate milk to keep it from getting too thick. For the marshmallow noodles I followed the exact same recipe, but swapped out the chocolate milk for regular milk.”

(via insomniaticthoughts)

Notes
31393
Posted
1 week ago
TotallyLayouts has Tumblr Themes, Twitter Backgrounds, Facebook Covers, Tumblr Music Player and Tumblr Follower Counter